Setelah berhasil membuat project Laravel, maka kita akan lanjutkan melakukan beberapa konfigurasi di dalam file .env.
Langkah 1 - Koneksi Database
Silahkan teman-teman buka project-nya menggunakan Text Editor, kemudian cari file .env dan cari kode berikut ini.
ini
DB_CONNECTION=sqlite
# DB_HOST=127.0.0.1
# DB_PORT=3306
# DB_DATABASE=laravel
# DB_USERNAME=root
# DB_PASSWORD=
Silahkan teman-teman ubah konfigurasi di atas, menjadi seperti berikut ini.
makefileDB_CONNECTION=mysql DB_HOST=127.0.0.1 DB_PORT=3306 DB_DATABASE=db_food_store DB_USERNAME=root DB_PASSWORD=
Di atas, pertama kita ubah koneksi database-nya dari sqlite menjadi mysql. Kemudian kita atur untuk DB_DATABASE menggunakan db_food_store dan untuk DB_PASSWORD silahkan disesuaikan dengan konfigurasi dari masing-masing MySQL yang digunakan, jika menggunakan XAMPP, secara default adalah kosong atau kita tidak perlu mengisinya.
Langkah 2 - File System Disk
Masih di dalam file yang sama yaitu .env, silahkan teman-teman cari kode berikut ini.
ini
FILESYSTEM_DISK=local
Kemudian ubah menjadi seperti berikut ini.
ini
FILESYSTEM_DISK=public
Di atas, kita ubah yang semula menggunakan local menjadi public.
Penjelasannya, jika kita menggunakan local, maka file yang akan kita upload akan masuk ke dalam folder storage/app/private, sehingga file-nya tidak bisa langsung diakses.
Sedangkan jika menggunakan public, maka file yang diupload akan di masukkan ke dalam folder storage/app/public.